TPQ Nurul Islam Gelar Pertemuan Wali Santri dan Paparkan Evaluasi Program


nurulislam.id – TPQ Nurul Islam menyelenggarakan kegiatan pertemuan rutin bersama wali santri pada Jumat, 4 Oktober 2024. Bertempat di lingkungan TPQ, acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus keterbukaan informasi antara pengelola TPQ dengan orang tua dalam membangun kualitas pendidikan santri yang lebih baik.

Rangkaian Acara Khidmat

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an (tilawah) yang membawakan suasana tenang dan khusyuk. Memasuki sesi sambutan, Ketua Takmir, Ketua Yayasan, serta Ketua TPQ Nurul Islam secara bergantian menyampaikan apresiasi kepada orang tua atas kepercayaan yang diberikan. Dalam sambutannya, para pimpinan menekankan pentingnya kolaborasi antara rumah dan sekolah untuk menjaga semangat mengaji anak.

Selain itu, pihak pengelola juga memaparkan:

  • Informasi Akademik: Terkait kurikulum dan perkembangan sistem belajar mengajar.

  • Informasi Keuangan: Sebagai bentuk transparansi pengelolaan dana yang diamanahkan oleh wali santri.

Paparan Hasil Evaluasi: Suara Wali Santri untuk Kemajuan TPQ

Puncak acara yang paling dinanti adalah paparan hasil kuesioner evaluasi pelaksanaan TPQ Nurul Islam tahun 2023. Data ini menjadi landasan pengelola dalam mengambil kebijakan di masa mendatang.

Berdasarkan hasil survei tersebut, mayoritas wali santri memberikan penilaian yang positif:

  • Metode IQRA': Sebanyak 43 responden menyatakan metode ini sangat baik digunakan di TPQ Nurul Islam. Muncul saran untuk menambah pembelajaran adab dan perhatian khusus bagi santri yang belum lancar.

  • Pembelajaran Tahfidz: Dinilai sangat baik oleh 43 wali santri. Beberapa masukan menarik meliputi pemberian reward sebagai motivasi serta penerapan metode talaqqi agar pengucapan ayat lebih akurat.

  • Kegiatan Outing Class: Terdapat dukungan penuh untuk mengadakan outing class. Mengenai pembiayaan, 31,3% wali santri setuju menggunakan mekanisme tabungan santri , dan 18,8% menyarankan kombinasi tabungan dengan subsidi Kas TPQ.

  • Program Snack Santri: Data menunjukkan 33,3% orang tua setuju dengan nilai snack Rp2.000,- per santri. Terkait jenisnya, 47,9% wali santri lebih memilih Snack Sehat atau Jajan Pasar.

Sesi Tanya Jawab dan Penutup

Pertemuan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Banyak orang tua memberikan masukan konstruktif, termasuk kesediaan mereka menjadi donatur snack yang mencapai 89,6% dari total responden. Sebagian besar calon donatur (56,3%) lebih memilih mekanisme menyerahkan bantuan dalam bentuk snack jadi.

Dengan adanya pertemuan ini, TPQ Nurul Islam berkomitmen untuk segera menindaklanjuti harapan para wali santri, demi mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman, disiplin, dan menyenangkan bagi seluruh santri.