Asah Bakat Santri, TPQ Nurul Islam Gelar Program Pengembangan Kreativitas Santri


nurulislam.id - TPQ Nurul Islam terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki karakter kreatif dan percaya diri. Melalui program rutin Pengembangan Kreativitas Santri, berbagai lini keterampilan mulai diasah untuk menggali potensi terpendam para santri.


Kepala TPQ Nurul Islam menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan (fun learning) agar santri tidak merasa bosan dan semakin semangat datang ke TPQ.

5 Bidang Kreativitas Unggulan

Program ini mencakup berbagai jenis keterampilan yang disesuaikan dengan minat dan bakat santri, di antaranya:

  1. Menggambar dan Mewarnai Menjadi program favorit yang paling sering dikompetisikan. Selain melatih motorik halus, kegiatan ini bertujuan melatih fokus dan imajinasi santri dalam memvisualisasikan keindahan Islam.

  2. Menyanyi Lagu Islami Melalui nada dan irama, santri diajak menghafal selawat dan lirik-lirik bermakna tauhid. Hal ini menjadi sarana dakwah yang ceria bagi anak-anak.

  3. Seni Kolase Santri diajak menyusun berbagai material menjadi sebuah karya seni. Kegiatan ini sangat efektif untuk melatih kesabaran dan ketelitian mereka.

  4. Seni Kaligrafi Bagi santri jenjang lanjut, seni menulis ayat Al-Qur'an dengan indah menjadi fokus utama. Ini adalah upaya melestarikan khazanah seni Islam sekaligus memperhalus rasa seni santri.

  5. Tilawah Qur'an Bukan sekadar membaca, santri dibimbing untuk melantunkan ayat suci dengan nagham (irama) yang merdu sesuai kaidah tajwid, mempersiapkan mereka untuk ajang MTQ di masa depan.

"Kami ingin santri Nurul Islam tumbuh menjadi pribadi yang seimbang; kuat secara spiritual dengan Al-Qur'an, namun juga kreatif dalam mengekspresikan diri," ujar salah satu pengajar.


Dukungan Wali Santri

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para orang tua. Banyak wali santri mengaku bangga melihat anak-anak mereka yang siap berkompetisi di ajang lomba-lomba yang ada.

"Kalah menang itu biasa, tapi berani berkompetisi adalah sesuatu yang berbeda" kata wali dari salah satu santri.

Diharapkan dengan adanya bekal keterampilan ini, santri TPQ Nurul Islam mampu tampil percaya diri di tengah masyarakat dan mampu bersaing dalam berbagai perlombaan antar-TPQ di tingkat kecamatan maupun kota.