Malam Ke-21 yang Syahdu di Musholla Nurul Islam: Kisah Nabi Syam'un AS dan Semangat Generasi Muda


nurulislam.idn– Suasana ibadah Sholat Tarawih di Musholla Nurul Islam terasa berbeda dan lebih khidmat pada malam ini. Kehadiran imam tamu dan pengisi kultum yang inspiratif berhasil menyedot perhatian jamaah, mulai dari orang tua hingga anak-anak santri TPQ.


​Pelaksanaan Sholat Tarawih dipimpin langsung oleh Ustadz Abdul Hamid, hafiz dari Pondok Al-Quran Alima Karanganyar. Bacaan ayat-ayat suci Al-Quran yang dibawakan dengan tartil dan suara yang merdu menambah kekhusyukan jamaah dalam setiap rakaatnya.

Kultum: Menjemput Lailatul Qodar melalui Sirah Nabi Syam’un

​Sesi yang paling dinanti, yaitu kultum, diisi oleh Muhammad Arya Kameswara. Dalam tausiyahnya, ia mengupas tuntas kemuliaan malam Lailatul Qodar dengan mengaitkannya pada kisah inspiratif Nabi Syam’un al-Ghozi.

​Arya menceritakan bagaimana perjuangan Nabi Syam’un yang beribadah selama 1.000 bulan tanpa henti menjadi asbab turunnya Surah Al-Qadr.

​"Kisah Nabi Syam'un adalah pengingat bagi kita bahwa Allah memberikan bonus umur umat Nabi Muhammad melalui Lailatul Qodar. Satu malam yang nilainya lebih baik dari perjuangan seribu bulan sang Nabi pejuang tersebut," ujar Arya di hadapan jamaah.

​Pemandangan menarik terlihat di shaf bagian belakang dan samping. Puluhan anak-anak hadir memadati musholla dengan tertib. Hal ini tidak lepas dari peran aktif para Pengurus TPQ Nurul Islam yang berhasil membina dan memotivasi para santri untuk mencintai masjid sejak dini.

​Apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus TPQ atas dedikasinya. Kehadiran anak-anak ini dianggap sebagai simbol keberlanjutan estafet dakwah di lingkungan Musholla Nurul Islam.