nurulislam.id – Semangat beribadah pasca-Ramadhan menjadi tantangan tersendiri
bagi umat Muslim. Menjawab tantangan tersebut, Takmir Musholla Nurul Islam Perumahan Permata Wonorejo sukses menyelenggarakan Kajian Lapanan Bulan Syawal pada Ahad (12/4/2026) pagi.
Acara yang dimulai pukul 06.00 WIB ini menghadirkan Ustadz Rahmat Rahardi S.Pd.I., M.Pd., pengajar dari Ponpes Imam Bukhari Gondangrejo, sebagai pemateri utama. Dengan tema "Ramadhan Usai, Taqwa Tak Boleh Landai: Merawat Istiqomah agar Husnul Khotimah", kajian ini dihadiri dengan antusias oleh warga Muslim Permata Wonorejo.
Intisari Kajian: Merawat Istiqomah di Bulan Syawal
Dalam tausiyahnya, Ustadz Rahmat Rahardi menekankan bahwa Ramadhan adalah madrasah (sekolah) untuk melatih kesabaran dan keikhlasan. Berikut adalah poin-poin penting yang disampaikan:
1. Definisi Taqwa dan Istiqomah
- Taqwa: Menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya di mana pun kita berada, baik saat sendiri maupun di keramaian.
-
Istiqomah: Berarti "lurus". Dalam filosofi Jawa, istiqomah digambarkan dengan prinsip:
- Tatag: Berani menghadapi tantangan iman.
- Teteg: Ajeg atau konsisten dalam beribadah.
- Tutuk: Sampai selesai (husnul khotimah).
2. Pentingnya Menyegerakan Ibadah
Ustadz mengingatkan bahwa waktu berjalan sangat cepat. Tak terasa Idul Adha akan segera tiba dan siklus Ramadhan akan berulang. Mengingat kematian bisa datang tiba-tiba, ibadah harus segera dilakukan tanpa syarat dan tanpa menunggu "nanti".
3. Tips Menjaga Semangat Ibadah
Agar grafik ketaqwaan tidak menurun (landai) setelah Ramadhan, jamaah disarankan untuk:
- Merutinkan Amalan Sunah: Sebagai benteng untuk menjaga keistiqomahan.
- Terus Berdoa: Memohon hidayah melalui bacaan Ihdinash-shiraatal mustaqiim dalam sholat.
- Iringi Keburukan dengan Kebaikan: Perbuatan baik dapat menghapus dosa dari perbuatan buruk yang pernah dilakukan.
4. Sholat sebagai Kunci Utama
Keluarga hendaknya saling mengingatkan untuk tidak meninggalkan sholat. Selain merupakan amalan pertama yang dihisab, sholat yang istiqomah diyakini dapat melapangkan rezeki.
"Manusia yang bahagia di dunia adalah mereka yang mampu Bersyukur atas nikmat, Bersabar atas ujian, dan senantiasa ber-Istighfar memohon ampunan."
Kebersamaan dan Doorprize
Selain siraman rohani, suasana hangat juga terasa saat sesi pembagian doorprize menarik bagi jamaah yang hadir. Takmir Musholla Nurul Islam berharap kajian rutin ini tetap istiqomah dilaksanakan sebagai wadah untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan menuntut ilmu yang bermanfaat.
Kajian ditutup dengan doa bersama agar seluruh warga dimudahkan dalam menjalankan amalan-amalan Islam dan dijaga hatinya agar tetap istiqomah hingga akhir hayat.

